Pernikahan jaman sekarang sudah menjadi momok bagi kita yang berumur yang sudah menjalani pekerjaan, memiliki penghasilan, serta memiliki pasangan, atau yang belum. Pernikahan menjadi suatu keharusan untuk memenuhi kebutuhan biologis kita setiap manusia "katanya" memiliki pasangan.
Pernikahan sebenarnya bukan permasalahannya namun disini kita pecahkan masalah bagaimana menyikapi pandangan tentang mereka yang memaksakan kita untuk cepat-cepat menikah atau menjalin hubungan resmi bersama pasangan.
sering kita di tanya kapan nikah? kapan nikah?
padahal probemanya misalkan kita belum mempunyai pasangan, belum memiliki ke uangan dan yang paling penting yaitu kesiapan untuk menjalani hubungan yang sah ini pernikahan tidak akan berlajut bahagia.
pernikahaan itu memang suatu takdir, ada yang menikah tanpa uang ataupun tanpa pasangan bisa saja mereka di jodohkan, bisa saja mereka dimodali untuk menikah jalan menikah itu memanglah misteri tidak ada yang benar-benar tau, namun kita juga yang meng iyakannya ataukah kita mau menikah, atau belum itu balik ke diri kita sendiri.
mereka yang menayakan kapan NIKAH? biasanya kebanyakan dari kalangan keluarga, teman-teman, atau pun yang paling mengerikan yaitu orang tua pacar. eh jangan lupa pasangan kita juga bisa jadi momok utama dan memaksa kita untuk segera melaksanaknnya.
kenapa mereka bertanya Kapan Nikah ?
kebayakan mereka para keluarga ataupun tidak punya topik ataupun dalam suasana tertentu misalnya KONDANGAN jadi apa yang mereka lihat dalam kondisi tertentu selalu mengatakan hal itu.
sikap pertama kita sangat mudah pertama kita harus sadar karna dalam suasa kondangan pertanyaan itu pasti muncul, yang pertama mereka hanya mencari topik agar bisa berkomunikasi dengan kita, yang ke dua mereka memang benar-benar mempertanykan itu karna di samping kita ada pasangan, yang ketiga mereka mempertanyakan hubungan yang harus segera di sahkan daripada berlarut-larut hanya sekedar berpacaran.
mereka bertanya itu ada tipenya mereka yang hanya.
1. Basa basi, biasanya orang seperti itu cuman ingin sekedar ngobrol, orang tersebut biasanya acuh, terlihat dari tatapannya yang kosong dan mencari-cari topik pembahsan
2. Orang yang merendahkan secara tidak langusng menghina kita karna faktor terlalu lama sendiri atau terlalu lama berpacaran, biasanya tipe manusia seperti ini sudah penah menikah sahabat kita sendiri dan memandang kita hanya sebelah mata saja, tidak melihat secara merata. biasanya mereka punya andil besar dalam keputusan kita misalkan mereka orang terdekat kita sahabat atau teman terdekat yang belum terlalu tau tentang seluk beluk kita sendiri.
3. Orang yang peduli terhadap kehidupan kita di masa mendatang biasanya mereka dari kalangan yang paling berperan di kehidupan kita seperti Orang tua, Orang tua pacar bisa juga pacar kita sendiri.
mungin dari ketiga hal di atas kita perlu menyikapinya seperti ini.
yang pertama untuk orang yang tipikalnya basa-basi kita jawab juga dengan basa-basi juga seperti "eh iya mungin tahun depan atau bulan dua, sabtu minggu sih biasanya..."
nah untuk orang yang ke dua, mereka orang terdekat seperti sahabat karib,
biasanya mereka ingin tau lebih dalam permasalah kita, dan kita jarang mau jujur sama sobat karib kita tentang permasalahan ini, padahal kita tinggal jujur saja kalo kita memang belum pasti kapannya ataupun sebenarnya masih banyak mikiri karna gini mereka yang hanya memandang sebelah mata saja akan memaknainya sebelah mata juga makanya mereka perlu penjelasan dan kita juga harus jujur, dan yang paling mentok kalo mereka kurang puas tinggal bilang begini "Doakan" saja ya bro/sis.
yang ke tiga waw
orang tua, atau pacar kita sendiri biasanya mereka sangat suka yang namanya sebuah harapan harapan kecil saja jangan besar-besar contohnya orang tua menanyakan hal ini kita bisa jawab, saya masih menangani usaha saya ini apapun itu apakah berhasil atau tidak itu urusan nanti dan walaupun kita berhasil maka ujungnya kita mendapatkan pernikhan jika belum berhasil maka pernikahan di tunda dulu, kita pun bebas dari pertanyaan tersebut jangan di berikan harapan terlalu besar seperti tahun depan atau minggu depan, kita kasih arahan seperti itu karna kita memang tidak tau benar seperti apa kedepannya.
menikah bukanlah suatu momok dalam hidup kita, keharusan menikah hanya pandangan saja sebenarnya menikah atau tidak menikah, hidup kita sama kalo tidak bisa menyikapi suatu perubahan dalam hidup.
menikah itu se harusnya menjadi simpel seperti kita melangkah untuk memilih belok kiri atau belok kanan, bukan menafsirkan kita misalkan belok kiri akan ketemu macet kita belok kanan bisa tabrakan bukan seperti itu, menikah harusnya menjadi se simpel itu
menikah lah hanya karna kita ingin menikah, bukan sekedar memenuhi kebutuhan biologis atau tuntutan setiap orang,
menikahlah dan jangan memikirkan kalo menikah itu seperti ini,seperti itu, banyak kok contoh mereka menjadi bahagia ketika menikah cari contoh yang berhasil bukan mencari contoh dari mereka yang gagal dalam pernikahan. agar pikiran kita jernih dan tenang untuk melangkah ke depan.
Wednesday, January 30, 2019
Apa Benar Kalian Bukan Bucin ?
fenomena bucin atau bisa di sebut budak cinta adalah hal yang paling tabu untuk di perdebatkan, malas untuk di pecahkan dan paling parah ya itu menggangu keseharian mari kita rincikan probelamatika ini.
seperti itulah merkeka mengatakan BUCIN
semua orang pernah merasakan bagaimana di sentuh dengan kekuatan maha dahsyat yang bernama cinta atau bisa di bilang "kalimat" cinta yang di bikin oleh manusia itu sendiri.
semua itu tersentuh kepada mereka terlalu memaksakan mengingini seseorang baik wanita ataupun pria,
untuk mereka yang berpasangan mereka kadang kurang tau kadar cinta ke pasangan yang paling besar atau biasa aja. bisa jadi lelaki memiliki rasa cinta yang luar biasa terhadap wanita bisa berbanding terbalik wanita begitu juga,
mereka yang memiliki kadar cinta ke pasangannya terlalu tinggi biasanya beresiko terkena penyakit bucin.
Dalam kaitan ini kita sering melihat pasangan yang terlalu di kekang oleh pasangannya padahal si pasangan ingin sekali bebas berkelana, namun selalu saja ada yang melarang tidak boleh jalan, tidak boleh nongkrong sama wanita, selalu melakukan hal apa pun berdua, apa lah masih banyak contoh lain, bucin akan menjadi biasa saja apabila satu pihak merasa biasa saja di perlakukan seperti itu, karna mereka yang tidak memiliki pasangan atau mereka memiliki pasangan biasanya risih dengan perilaku, si pelaku karna terlalu terikat oleh sebuah hubungan tidak sehat dan kurang jelas ini. bucin tidak berarti salah juga tidak berarti salah karna setiap benar atau salah selalu berakhir dengan sebuah pelajaran baru kedepan.
perilaku bucin biasanya terkena oleh pasangan yang terlalu puas bahkan tidak mau melepaskan kepuasannya, saya berikan beberapa contoh :
1. bucin simpelnya begini kadar cinta yang terlalu besar kepada pasangannya berbanding terbalik dengan pasangan tersebut, misalnya suatu pasangan memprotek pasangan untuk tidak nongkrong dengan lawan jenis, padahal mereka tidak memili perasaan, namun yang awalnya tidak memiliki perasaan bisa, menumbuhkan benih benih cinta cie cie, pasangannya berniat selingkuh (contoh Pikiran Bucin).
2. bucin karna si pasangan sudah di beri kepuasan terus takut di tinggalkan maka salah satu pasangan yang memiliki rasa sayang berlebih pun menghamba pada pasangan yang memiliki kadar rasa sayang yang biasa saja maka terjadilah bucin mampus lo.
3. bucin karna si pria sudah di berikan "segalanya" oleh sang wanita lalu si pria tidak ingin melepaskan wanita tersebut, apa bila melepaskan maka yang namanya "segalanya" berakhir atau tidak enak wik wik, maka terjadilah kadar cinta yang berlebihan dan mengikat.
4. bucin karna memiliki target pasangan ketinggian atau di atas kreteria dirinya atau di atas atas dari setara, biasanya mereka menjadi auto bucin dan berakhir pada dapat pasangan atau kesakitan
luar biasa
5.bucin dimungkin karnakan sebelummnya sudah merasakan namanya perih di hujani dengan perasaan di salahkan di kecewakan tak di dengar suaranya, terus mereka tidak akan melakukan kesalahan lagi kepada pasangan yang sekarang bersamanya, alhasil kadar cintanya ke pasangan meluap mampus lu.
ciri-ciri kalau diri kamu itu Bucin Mampus Jagat
semua kalangan yang memiliki pasangan maupun yang menargetkan si dia untuk menjadi pasangan terbucin disini kita sebutin satu-satunya :
1. di saaat lagi nongkrong dengan asiknya pembahasan dengan teman-teman tiba tiba, my darling my honey mengirimkan sinyal ke handphone anda, terus anda tertegun isi kalimatnya adalah, sayang lapar, sayang sudah jam berapa, sayang masih lama nggak, sayang dingin, sayang rumah kosong, sayang kangen suara kamu, dan masih banyak sayang sayang yang lain memberikan kamu sinyal untuk cepat beranjak dari kursi nyaman diskusi dan pembahasan menakjubkan dari teman tongkrongan.
2. kamu yang rela-relanya membeli obat peninggi badan karna pasangan mu setinggi langit angkasa sedangkan kamu hanyar sebesar dunia dimanatanya, kamu yang rela relanya menuju rumahnya tanpa mengunakan jas hujan pada saaat hujan lebat karna target mu mengkode atau bikin status "Mau maam tapi binggung". kamu yang kalo lagi main pubg mau ngekill nih pake ump musuhnya enak banget di tembak tiba tiba sekelabat chat munchul dari atas handphone kamu dia membalas dengan cepat dengan serangan chat yang banyak, alhaslil kamu AFK. Kamu yang rela-relanya menbatalkan jadwal kumpul keluarga hanya untuk si dia yang masih belum keluarga, seketika keluarga bertanya ada aca apa? langsung di jawab Tuggas Harian kampus sekolah atau ada kawan yang mengalami musibah. apa pun alasannya di bikin bikin pula
3. kamu yang memiliki saldo Rp. 66.876,- di bank BRo dan tidak dapat di tarik, kamu yang rela-relain nelpon teman kamu yang sedang asik-asiknya tidur nyeyak untuk sekedar cari pinjeman buat bahagin si diaaahh diaahh yang kamu manjahh
Di penulisan ini saya tidak akan membuat anda kesal, disini saya akan memberikan sudut pandang baru untuk perilaku menyimpang millenials ini
yang pertama bucin sebenarnya biasa saja, jadi tidak biasa karna kalian terlalu termakakan hasutan teman-teman kalian, terus kalian terlalu terfikirkan dan masuk sebagai suggesti yang membuat kalian merasa bucin, hai kalian yang bucin kalian sebenarnya adalah orang-orang yang tulus yang memberikan segalanya tanpa paksaan yang rela menghabiskan waktu untuk orang yang tersayang untuk orang yang di cintai dan itu apakah masalah tentu tidak bukan?
tapi tidak jugaaaaaa
karna bucin bisa bisa saja di aplikasikan selain kepada pasangan misalkan budak cinta terhadap pekerjaan, usaha, kepada kemanusiaan ada kok yang pengen cinta kalian di pinggir jalan mengais sedikit rejeki dari cinta yang kalian cari tiap hari, ada juga mereka yang bucin terhadap orang tua nya, atau pun terhadap lingkungan dan yang paling istimewa yaitu TUHAN.
bucin sebenarnya bukan suatu kesalan, karna kalimat bucin sering di salah artikan.
seperti itulah merkeka mengatakan BUCIN
semua orang pernah merasakan bagaimana di sentuh dengan kekuatan maha dahsyat yang bernama cinta atau bisa di bilang "kalimat" cinta yang di bikin oleh manusia itu sendiri.
semua itu tersentuh kepada mereka terlalu memaksakan mengingini seseorang baik wanita ataupun pria,
untuk mereka yang berpasangan mereka kadang kurang tau kadar cinta ke pasangan yang paling besar atau biasa aja. bisa jadi lelaki memiliki rasa cinta yang luar biasa terhadap wanita bisa berbanding terbalik wanita begitu juga,
mereka yang memiliki kadar cinta ke pasangannya terlalu tinggi biasanya beresiko terkena penyakit bucin.
Dalam kaitan ini kita sering melihat pasangan yang terlalu di kekang oleh pasangannya padahal si pasangan ingin sekali bebas berkelana, namun selalu saja ada yang melarang tidak boleh jalan, tidak boleh nongkrong sama wanita, selalu melakukan hal apa pun berdua, apa lah masih banyak contoh lain, bucin akan menjadi biasa saja apabila satu pihak merasa biasa saja di perlakukan seperti itu, karna mereka yang tidak memiliki pasangan atau mereka memiliki pasangan biasanya risih dengan perilaku, si pelaku karna terlalu terikat oleh sebuah hubungan tidak sehat dan kurang jelas ini. bucin tidak berarti salah juga tidak berarti salah karna setiap benar atau salah selalu berakhir dengan sebuah pelajaran baru kedepan.
perilaku bucin biasanya terkena oleh pasangan yang terlalu puas bahkan tidak mau melepaskan kepuasannya, saya berikan beberapa contoh :
1. bucin simpelnya begini kadar cinta yang terlalu besar kepada pasangannya berbanding terbalik dengan pasangan tersebut, misalnya suatu pasangan memprotek pasangan untuk tidak nongkrong dengan lawan jenis, padahal mereka tidak memili perasaan, namun yang awalnya tidak memiliki perasaan bisa, menumbuhkan benih benih cinta cie cie, pasangannya berniat selingkuh (contoh Pikiran Bucin).
2. bucin karna si pasangan sudah di beri kepuasan terus takut di tinggalkan maka salah satu pasangan yang memiliki rasa sayang berlebih pun menghamba pada pasangan yang memiliki kadar rasa sayang yang biasa saja maka terjadilah bucin mampus lo.
3. bucin karna si pria sudah di berikan "segalanya" oleh sang wanita lalu si pria tidak ingin melepaskan wanita tersebut, apa bila melepaskan maka yang namanya "segalanya" berakhir atau tidak enak wik wik, maka terjadilah kadar cinta yang berlebihan dan mengikat.
4. bucin karna memiliki target pasangan ketinggian atau di atas kreteria dirinya atau di atas atas dari setara, biasanya mereka menjadi auto bucin dan berakhir pada dapat pasangan atau kesakitan
luar biasa
5.bucin dimungkin karnakan sebelummnya sudah merasakan namanya perih di hujani dengan perasaan di salahkan di kecewakan tak di dengar suaranya, terus mereka tidak akan melakukan kesalahan lagi kepada pasangan yang sekarang bersamanya, alhasil kadar cintanya ke pasangan meluap mampus lu.
ciri-ciri kalau diri kamu itu Bucin Mampus Jagat
semua kalangan yang memiliki pasangan maupun yang menargetkan si dia untuk menjadi pasangan terbucin disini kita sebutin satu-satunya :
1. di saaat lagi nongkrong dengan asiknya pembahasan dengan teman-teman tiba tiba, my darling my honey mengirimkan sinyal ke handphone anda, terus anda tertegun isi kalimatnya adalah, sayang lapar, sayang sudah jam berapa, sayang masih lama nggak, sayang dingin, sayang rumah kosong, sayang kangen suara kamu, dan masih banyak sayang sayang yang lain memberikan kamu sinyal untuk cepat beranjak dari kursi nyaman diskusi dan pembahasan menakjubkan dari teman tongkrongan.
2. kamu yang rela-relanya membeli obat peninggi badan karna pasangan mu setinggi langit angkasa sedangkan kamu hanyar sebesar dunia dimanatanya, kamu yang rela relanya menuju rumahnya tanpa mengunakan jas hujan pada saaat hujan lebat karna target mu mengkode atau bikin status "Mau maam tapi binggung". kamu yang kalo lagi main pubg mau ngekill nih pake ump musuhnya enak banget di tembak tiba tiba sekelabat chat munchul dari atas handphone kamu dia membalas dengan cepat dengan serangan chat yang banyak, alhaslil kamu AFK. Kamu yang rela-relanya menbatalkan jadwal kumpul keluarga hanya untuk si dia yang masih belum keluarga, seketika keluarga bertanya ada aca apa? langsung di jawab Tuggas Harian kampus sekolah atau ada kawan yang mengalami musibah. apa pun alasannya di bikin bikin pula
3. kamu yang memiliki saldo Rp. 66.876,- di bank BRo dan tidak dapat di tarik, kamu yang rela-relain nelpon teman kamu yang sedang asik-asiknya tidur nyeyak untuk sekedar cari pinjeman buat bahagin si diaaahh diaahh yang kamu manjahh
Di penulisan ini saya tidak akan membuat anda kesal, disini saya akan memberikan sudut pandang baru untuk perilaku menyimpang millenials ini
yang pertama bucin sebenarnya biasa saja, jadi tidak biasa karna kalian terlalu termakakan hasutan teman-teman kalian, terus kalian terlalu terfikirkan dan masuk sebagai suggesti yang membuat kalian merasa bucin, hai kalian yang bucin kalian sebenarnya adalah orang-orang yang tulus yang memberikan segalanya tanpa paksaan yang rela menghabiskan waktu untuk orang yang tersayang untuk orang yang di cintai dan itu apakah masalah tentu tidak bukan?
tapi tidak jugaaaaaa
karna bucin bisa bisa saja di aplikasikan selain kepada pasangan misalkan budak cinta terhadap pekerjaan, usaha, kepada kemanusiaan ada kok yang pengen cinta kalian di pinggir jalan mengais sedikit rejeki dari cinta yang kalian cari tiap hari, ada juga mereka yang bucin terhadap orang tua nya, atau pun terhadap lingkungan dan yang paling istimewa yaitu TUHAN.
bucin sebenarnya bukan suatu kesalan, karna kalimat bucin sering di salah artikan.
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)