Aku bahagia mengenal mu aku.. Aku tidak perlu capek untuk kenal dengan mu.
kalau pun tidak ada kamu, mungkin aku akan baik-baik saja. jadi tambah lebih baik jika kau ada di sini.
Hari sebelum aku mengenal mu adalah hari yang biasa saja.
Ketika mata ku tertutup aku gak tau apa hari esok itu? Aku hanya bertanya-tanya apa itu hari esok
Setelah aku jalani dengan tenang akhirnya aku mengenal mu
Dengan keberanian diriku..
Dengan usaha yang kecil ku miliki
Akhirnya dengan cara singkat yang ku tempuh akhirnya kita..
Oke kita menyatu
Oke kamu untukku
Tapi tidak lama kemudian cerita ini sangat singkat .
Sedih ini juga sangat singkat, layaknya pertemuan ku dengan mu begitu jelas singkatnya.
Aku
menyuruh mu untuk pergi dan melepas ku. aku tidak sanggup berjalan
dengan mengunakan 2 kaki namun kaki yang satunya tanpa alas ,
seolah-olah aku yang tanpa alas.
seperti aku ingin kembali mengambil alas kaki, akupun pergi..
Maafkan aku tapi ini keputusan cepat ku..
Masih dengan cerita singkat ini, sesingkat ini juga kamu pergi duluan untuk memutuskan melengkungkan janur mu, dan aku
Aku hanya bahagia mendengar cerita mu
Bahagia dengan penyesalan ku ..
Aku seperti jatuh hati kembali pada saat itu.
Untuk mengenang mu aku hanya bisa menyapa lewat kata tak jernih yang ku buat sendiri.
Aku senang sekarang aku gak peduli kapan berakhir.
Hingga
kita tau apa itu caranya menghempaskan, mencoba melupakan rasa yang
meredam, kita menghargai perbedaan hinga akhirnya kita terlalu jauh
menyebrang berjuang dan kita sama-sama disini .
aku berharap
kamu jangan pergi terlalu jauh, yang terlalu jauh memang sulit di raih
bahkan aku tidak akan meraih mu karna terlalu jauh.
Jika nanti
kau benar-benar pergi jauh ingat bantu aku.aku gak bisa pergi kalo kalo
kamu pergi. Kamu harus ada agar aku cepat pergi, maksudnya kamu harus
menyaksikan kepergian ku. Kau melambai kan tangan mu aku ku pun
melambaykan tangan ku .Nanti
Berat memang ketika kau memiliki ku.
Tetap
lah menjadi orang yang selalu duluan. seperti itu berani mengungkapkan
kegelisahan mu, aku suka cara mu kamu tau bahwa bumi berputar dan bumi
tidak menunggu kita. Aku tau cara berfikirmu seperti itu.
Maaf kan aku.
Ketika
hati mu terluka karna aku, ingat lah yang marah itu memang aku, namun
dalam keaadaan marah, soalnya keadaan bisa berubah, apa pun kapan pun
dimana pun. Tersenyum untuk ku bukan tersenyum ingin sesuatu.
Sini kamu duduk di samping ku.
Sini kamu dan diam di sampingku.
Kamu jangan ngomong apa-apa ya.
Kalo kamu lelah jangan bersandar, banyak orang.
Sini kamu kamu hanya cukup bercerita saja dan aku siap mendengarkan.
Meski
berat masalahmu masalah kita, kalian. tenang saja
selengkung-lengkungnya janur dapat tumbang karna ketulusan dan kejujuran
yang tepat selamat berbahagia kamu, kita, kalian.