Hai kamu apa kabar sendal jepit lama berwarna merah muda,
mungkin udah lama kita gak berjumpa mungkin juga kamu keadaannya sekarang lagi bahagia,
kamu sekarang masih bersama pemilik mu, aku gak berharap kamu balik lagi ke aku.
udah kamu disitu aja aku yakin kok kamu bahagia disitu aku bisa menjamin kamu aman,
hai pemilik, rawat baik-baik ya semoga saja.
Hai pemilik aku udah lama suka sama kamu mungkin kamu tau tapi maaf aku bukan orang yang hebat dalam membaca perasaan seseorang dan aku gak tau perasaan kamu ke aku sekarang. hai pemilik, sejak kita bertemu saat itu di sebuah sekolah nan jauh disana penuh dengan lingkaran hijau yang indah, aku sempat melihatmu berjalan ke arah teman ku yang samar-samar entahlah siapa itu temanku, yang aku tau aku cuman fokus ngelihatin kamu. setelah sekian lama akhirnya kita berada di tempat yang sama, kau di sana aku disini aku cuman bisa ngelihat kamu dibalik temanku dengan hati yang was-was, mengapa karna aku takut hal yang dulu pernah terjadi lagi aku takut. kata orang cintailah seseorang seperti tanpa pernah merasakan sakit, aku tau itu tapi itu sulit namun aku menjadi berani karna hal itu. aku pernah pergi dari tempat itu walau sebentar karna aku yakin itu hanya hayalan ku saja dan aku sadar kepergian ku waktu itu adalah benar, tapi ya sekarang aku kembali dan aku gak bisa lari dari perasaan lama yang mungkin aku abaikan,
hai pemilik ketahuilah kamu itu seperti jam kamu yang selalu aku liatin walau jam itu gak pernah nyapa aku nanya gimana aku, kamu itu seperti gula yang selalu kurasa manis, kamu itu obat yang selalu menyembuhkan dan ingat kamu bukan obat yang pahit, kamu adalah list contac yang selalu aku tunggu hadirmu dan sedih jikalau kamu berada dibawah tertutupi oleh list contac lain yang berada di atasnya, ya kamu adalah matahari yang mugkin gak akan bisa selalu hadir setiap waktu tapi aku yakin kamu adalah sumber cahaya, mataku akan menghitam jikalau kamu tidak hadir, ya kamu adalah hal-hal yang membahagiakan di dunia ini, hai pemilik sendal sekarang kau akan tau siapa aku, aku manusia pemalu tak seperti sendal yang kau miliki, dia memiliki keindhan tersendiri jikalau kamu melihatnya kau akan tau wataknya karna kau pemiliknya,kuharap aku bisa jadi pemilikmu, agar kamu tau aku tidak pemalu, ya aku yang gak bisa terlalu banyak kata ketika sama kamu,kecuali aku pemilikmu dan aku sungguh menyukaimu. hai pemilik sendal berwarna merah muda. aku ingin jadi pemilik mu
Thursday, April 23, 2015
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 Mohon dikomentarin :
Post a Comment