Penat letih lesu lunglai lunkai semua terasa makanan yang kita cerna
juga sangat lambat masuk ke otak karna pikiran pikiran, kelopak mata
pun sulit menutup, pupil mata pun enggan melihat warna gelap, tanggan
enggak membeku, telinga enggak mendengar itu yang dirasakan , sejenak
terlihat jutaan manusia ngumpul dengan baju baju terang mereka dengan
rasa semangat meninngalkan sesuatu yang udah tau disayang tetep harus
maksa buat di tinggalin , langit juga ngedukung banget buat lari,
langitnya biru cerah tepat jam 3 sore dengan sedikit awan awan kecil
bergarak dengan lambat, sodara sodara penuh canda, tanah tanah memerah
memanas akibat pantulan cahaya sinar berwarna sangat cerah ,pohon
pohon bergelombang bergerak mengikuti arah dimana angin berhembus
suasana semakin sumpek semakin sumpek semakin malas untuk tidak
meninggalkan tempat ini , tapi tetap saja pandangan ke arah utara
Lurus takkan bengkok bergelombang kecil nan halus mendesis menghempas
pasir pantai itu terus saja terjadi searah dengan jalannya angin yang
menurut saya kecil walaupun mampu menembur poripori masuk ke indra
perasa Dan terjadilah kesejukan walau hanya di daerah kulit saja :)
Friday, March 20, 2015
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 Mohon dikomentarin :
Post a Comment